Kamis, 04 Juni 2020

LAPORAN KEWIRAUSAHAAN UD. LAMPITA JAYA MANALU

Laporan Kewirausahaan                                                                                  Medan,  Juni 2020

UD. LAMPITA JAYA MANALU

Dosen Penanggungjawab:
Dr.Agus Purwoko, S.Hut., M.Si

 

 Disusun Oleh :

Ultari Manalu

191201126

HUT 2C

 

 

 



 

 

 

 

 


              

PROGAM STUDI KEHUTANAN

FAKULTAS KEHUTANAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2020


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan Kewirausahaan ini. Laporan ini berjudul “UD. Lampita Jaya Manalu” yang disusun sebagai salah satu syarat dalam mengikuti Ujian Akhir Semester mata kuliah Kewiraurahaan, Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara.

   Penulis menyadari bahwa laporan ini belum sempurna, baik dari segi teknik penyusunan maupun dari segi materi dan pembahasan. Penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat konstruktif dari para pembaca atau pengguna laporan ini demi penyempurnaan laporan ini.

Semoga laporan ini bermanfaat bagi setiap orang yang membacanya dan dapat mengedukasi setiap orang yang ingin memulai suatu usaha sebagai acuan untuk mempertimbangkan kegiatan usahanya.

                                                                                   Medan,   Juni  2020



Penulis        


 

                                                                                                                                                                                                         

BAB  I

PROFIL USAHA NARASUMBER

            Usaha dagang Lampita Jaya Manalu merupakan usaha yang bergerak dibidang perdagangan telur baik itu sebagai grosir ataupun eceran, namun juga menjual beras kiloan. Usaha ini sudah berdiri 3 tahun lamanya sejak  Mei 2017 yang awalnya dimulai kecil kecilan dengan modal pribadi  sampai kini berkembang  hingga memiliki 3 cabang di Sumbul, Tigalingga dan Aceh. Pada mulanya pak Bona Manalu memulai usaha ini karena memiliki keluarga peternak telur di Bukit Lawang  yang kesulitan memasarkan hasil telur ayamnya yang kadang berakhir busuk atau dijual dengan harga murah darisanalah mulainya Ia berfikir untuk memulai usaha ini daripada telur- telur itu busuk terbuang sia- sia. Pak Bona memanfaatkannya menjadi suatu terobosan memulai usaha dan tentunya lapangan kerja baru.

            Di tahun pertama Pak Bona bersama keluarga menjual telur rumahan yang beralamat di Jl.Tembakau Raya No.20 Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan tempat ini sangat strategis karena berada di lingkungan Pajak Sore atau biasanya warga Simalingkar B menyebutnya ruko yang tentunya akan menambah peluang usaha untuk berkembang.  Telur – telur yang dijual dipasok dari peternak telur langsung dan tentunya dari keluaganya juga. Mereka  menjual telur dengan harga yang lebih murah dari pasaran dan tentunya itu berguna untuk menarik perhatian para pembeli, tiap butirnya dijual mulai dari kisaran 1050k, 1150k dan 1200k.  

            Seiring berjalannya waktu usaha dagang telur lampita jaya ini bekembang pesat pak Bona mulai menjadi pemasok telur- telur ke warung dan toko yang ada di wilayah rumahnya kemudian menyebar ke beberapa wilayah yang ada di Medan seperti Pancur Batu dan di Pajak Melati. Bemodalkan tekat dan niat yang kuat akhirnya di tahun kedua Pak Boni membuka usaha cabang di Sumbul, Tigalinga dan Aceh yang di kelolah oleh sanak saudaranya meskipun tidak besar namun cukup menghasilkan keuntungan yang lumayan  sehingga dapat mengambil karyawan tetap dan harian.

            Kini setiap harinya Pak Boni menyetor  telur ayam kebanyak tempat terhitung 20-an lebih toko maupun penjual pasar yang menjadi langgannya,  toko Pak Boni saat ini menjadi induk dari 3 cabangnya setiap hari secara bergantian telur- telur akan disortir atau di pasok ke toko cabang yang kira- kira berjumlah 100-200 papan telur ayam namun itu tergantung stok yang tersedia di gudang maupun pesanan pelanggan. Dari semua usahanya itu Pak Boni dapat meraup keuntungan yang cukup besar perbulannya yaitu sekitar 10-15 juta namun kadang bisa kurang maupun lebih dari itu karena harga penjualan telor dari peternak sering berubah bahkan kadang kalanya tiap hari harga telur selalu mengalami perubahan harga  walaupun tidak terlalu besar namun itu sangat berpengaruh pada Usaha telur yang dijalani Pak Bona karena mereka mengambil dan memasok telur dalam jumlah yang relative banyak.

            Dalam setiap usaha tentunya tidak akan pernah terlepas dengan mananya untung rugi begitupula dengan usaha yang pak Boni tekuni ini harga telur yang sering kali naik turun adalah salah satu kendala yang paling besar dampaknya misalanya saat Pak Bona  sudah mangambil telur dengan harga yang mahal namun tiba- tiba harga pasaran turun tentunya Pak Bona harus mengikuti harga pasar walaupun di lain sisi dia harus mengalami kerugian, perubahan harga telur dikarenakan banyak aspek salah satunya bila ayam terkena virus ataupun penyakit sehinnga produksi telur menurun dan tak mampu memenuhi kebutuhan pasar maka harganya akan otomatis naik sebaliknya bila stok telur di pasaran membludak maka harga telur otomatis akan turun bila terjadi hal demikian sering kali Pak Boni sepakat menahan Stok dulu hingga harga kembali normal agar menekan kerugian yang didapat.

            Kendala lainnya yaitu telur – telur yang kadang banyak pecah atau busuk hingga tak layak untuk dijual. Hal ini dikarenakan jalan dari tempat pemasok atau peternak telur di Pantai Labu dan Bukit Lawang berbatu yang mengakibatkan telur rusak  ataupun pecah selama masa perjalanan, selain telur mudah pecah, telur mempunyai daya tahan yang tidak terlalu lama hinnga mudah busuk oleh sebab itu pengemasan yang baik sangat perlu diperhatikan untuk meminimalisir kerugian yang akan di dapat.


BAB II

URAIAN PRESTASI ATAU KESUKSESAN NARASUMBER

           

            Pada usaha dagang Lampita jaya Manalu ini, pemilik grosir atau eceran telur ini mengatakan belum memiliki prestasi karena menurutnya usahanya ini masih tergolong muda masih berjalan 3 tahun sehingga kemungkinan untuk mendapat prestasi belum ada dan selama ni pemilik hanya berfokus pada penjualan dan tak terlalu berpikir untuk mengikuti semacam perlombaan namun Pak Bona Bona sudah memiliki 3 cabang toko telur diluar kota yaitu di Sumbul, Tigalingga dan Aceh merupakan suatu kesuksesan yang signifikan karena walaupun masih tergolong baru dalam bidang ini Pak Bona sudah membangunn cabang dan memasok telur ke berbagai toko dan warung yang ada di Medan.

            Kiat – Kiat maupun pelajaran yang dapat saya ambil dari pemilik usaha ini yaitu beliau mengatakan bahwa dalam memulai suatu usaha kita jangan takut untuk gagal dan tetap berjuang maka kesuksesan akan datang menghampiri kita, memilih lokasih yang strategis, sebisa mungkin mengurangi resiko kerugian, bersaing secara sehat, menguasai strategi pemasaran dan yang penting yaitu jangan pernah menyerah dan selalu semangat dalam menjalani apapun usaha yang kita lakukan, memanfaatkan relasi atau keluarga ,serta tak lupa memohon kepada Tuhan agar segala usaha yang kita jalankan diberi kelancaran dan rejekii karena darisanalah semuanya berasal.


 BAB III

URAIAN TENTANG KIAT, TEKNIK, PENDEKATAN  KREATIF DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID – 19

 

            Pandemi covid – 19 saat ini memang  mengakibatkan  banyak kerugian baik itu secara materil dan moril bagi masyarakat dunia saat ini. Wabah ini cepat merubah semua system yang ada salah satunya adalah kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) tentunya ini berpengaruh pada usaha telur Pak Bona karena interaksi antara penjual dan pembeli terbatas karena semua masyarakat diwajibkan tinggal dirumah dan dihimbau meminimalisir sela kontak fisik dan kerumunan, banyakmusaha yang mengalami penurunan baik itu dari segi keuntungan, bahan pokok dan khususnya pelanggan. Namun dari informasi yang saya dapat usaha telur  Pak Bona tidak terlalu mendapat kerugian yang signifikan bahkan cenderung meraup keuntungan karena ia memanfaatkan situasi ini dengan sangat baik, Pak Bona menjaring semua relasi dan kerabatnya untuk menjadikannya pemasok BANSOS sehingga telur – telurnya cepat terjual habis, karena masa pandemi sekarang ini pemerintah dan tak sedikit orang yang bermurah hati untuk membagikan bantuan sosial kepada para masyarakat yang terdampak covid oleh sebab itulah Pak Bona disini giat mencari orang  ingin berbagi BANSOS debngan strategi member harga yang murah agar berhasil menjadi pemasok walaupun keuntungannya sedikit berkurang dari harga normal. Dan akibat PSBB Pak Bona mengungkapkan bahwa harga telur di daerah menjadi sedikit lebih mahal dari biasanya dan tentunya itu kembali membawa pundi pundi keuntungan bagi usaha telur ini.

            Salah satu contohnya baru - baru ini Usaha Pak bona menjadi pemasok bagi bantuan untuk keluarga yang bermarga Manalu yang ada disekitaran Medan, setiap keluarga mendapat sekitar 50 biji telur dan beras 5 kg sebagai bantuan dan tentunya itu karena relasi kuat yang dimiliki Pak Bona sehingga ia dipercaya untuk menjadi pemasok BANSOS tersebut ini merupakan suatu pendekatan kreatif yang dilakukan dapat kita dilakukan pemilik usaha dengan memanfaatkan keadaan dan relasi yang kita miliki.

            Teknik pemasaran telur juga dilakukan berbeda dari yang biasanya bila biasanya tiap hari Pak Bona melayani pembeli dengan kontak secara langsung yaitu dengan pembeli yang mendatangi penjual namun kini Pak Bona memanfaatkan jejaring sosial untuk memasarkannya tentu karena walaupun lokasi  penjualannya strategis tak ayal pelanggan juga berkurang karena PSBB, oleh karena itu teknik yang dilakukannnya adalah dengan menjualnya via online walaupun hanya sekitar Medan karena telur juga banyak diminati saat ini karena harganya tang terjangkau, pembeli akan memesan telur ke toko Pak Boni via telepon atau wa kemudian pesanan akan diantar langsung ke rumah pembeli dan tentunya harganya juga lebih mahal dari biasanya. Pemasokan telur ke warung dan toko juga terus dilakukan karena mereka sudah berlangganan baikmsebelum pandemic covid ini terjadi namun karena ini ada juga pelanggannya yang terlepas karena sudah tak memiliki uang atau modal usaha seperti toko – toko kecil rumahan.

            Pak Boni megatakan dalam menghadapi pandemi covid – 19 saat ini kita harus menjalani semua protocol yang diberikan oleh pemerintah tak perlu khawatir dan takut usaha tidak berjalan lancer tetap semangat jangan pantang menyerah dan ambil hikmah dari situasi ini dengan memanfaatkan keadaan berpikir secara kritis dan kuasailah pasar dan yang terpenting pintar mengelolah keuangan jangan sampai kita mengalami kerugian karena kecerobohan kita sendiri, kurangi resiko kerugian seminimalisir mungkin yaitu sebagai penjual telur tentunya akan memiliki kendala baik itu telur pecah selama perjalan karena jalan yang berbatu maka harus bijak dan pintar dalam melakukan pengemasan ehinnga bila terjadi benturan ataupun goncangan maka terlur tidak akan pecah, jangan simpan telur terlalu lama karena telur rentan busuk oleh sebab itu strategi pemasaran sangat diperlukan agar stok telur tdak menumpuk di gudan. Membentuk jaringan pemasaran juga penting agar jangkauan pemasaran lebih luas, efektif dan lebih mudah menggapai sukses. Siapkan mental sebelum berusaha karena diperlukan kekuatan untuk menjalaninya.


BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

1.            Toko Lampita Jaya Manalu bergerak dibidang usaha grosir atau eceran telur yang didirikan oleh Pak Bona bersama keluarga untuk membuka usaha dan peluang lapangan kerja baru.
2.      Usaha telur ini sudah berjalan selama 3 tahun dan sudah memiliki 3 cabang di Sumbul, Tigalingga dan Aceh.
3.      Selain menjadi grosir dan eceran telur Pak Bona juga menjual beras. Dan menjadi pemasok atau penyalur telur ke warung ataupun toko yang ada di Medan dan sekitarnya terhitung  20-an toko yang menjadi langganannya.
4.      Dalam menghadapi covid -19 Pak Bona memanfaatkan situasi yang ada dengan menggait relasi, pemerintah dan para relawan yang berbaik hati membagikan BANSOS dan menjadikannya sebagai pemasok bantuan telur dan besar.
5.      Dalam menghadapi covid – 19  jangan cepat putus asah dan menyerah pada keadaan, kuasai pasar, kritis mengambil keputusan, pintar mengelolah keuangan serta manfaatkan teknologi yang ada seperti jejaring sosial.
 

Saran

             Sebaiknya dalam menghadapi pandemi covid -19 saat ini usaha telur  Bona  jangan terlalu banyak memasok persediaan telur dan menyimpannya di gudang karena telur cepat busuk dan sebaiknya lebh memperhatikan pengemasan agar bila dalam perjalannan bila ada goncangan maupun benturan telur tidak akan mudah pecah.  Dalam berusaha sebaiknya memilih tempat yang strategis dan memiliki strategi pemasaran yang baik sehingga dapat menguasai persaingan pasar, ramah terhadap pembeli dan tak gampang berputus asa dan selalu semangat dalam menjalankan usaha.

 

LAMPIRAN

 

Tampak depan UD.Lampita Jaya Manalu

 

Pemilik Usaha Pak Bona Manalu


Pasokan telur yang akan di distribusikan


Proses pengemasan


Antusiasme warga Manalu menerima bantuan


 

 

 

 

 


POTENSI BISNIS KEHUTANAN DI KAWASAN OBYEK WISATA ALAM HUTA GINJANG, KECAMATAN MUARA, KABUPATEN TAPANULI UTARA II TUGAS MATA KULIAH BISNIS KEHUTANAN

  Paper Mata Kuliah Bisnis Kehutanan                                                                              Medan,   Juni   2022 P...