Laporan Kewirausahaan Medan, Juni 2020
UD. LAMPITA JAYA MANALU
Dosen Penanggungjawab:
Dr.Agus Purwoko,
S.Hut., M.Si
Disusun Oleh
:
Ultari Manalu
191201126
HUT 2C
PROGAM
STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS
KEHUTANAN
UNIVERSITAS
SUMATERA UTARA
MEDAN
2020
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan Kewirausahaan ini. Laporan ini berjudul “UD. Lampita Jaya Manalu” yang disusun sebagai salah satu syarat dalam mengikuti Ujian Akhir Semester mata kuliah Kewiraurahaan, Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan,
Universitas Sumatera Utara.
Penulis menyadari bahwa laporan ini belum sempurna, baik dari segi teknik penyusunan maupun dari segi materi dan pembahasan. Penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat konstruktif dari para pembaca atau pengguna laporan ini demi penyempurnaan laporan ini.
Semoga laporan ini bermanfaat bagi setiap orang yang
membacanya dan dapat mengedukasi setiap orang yang ingin memulai suatu usaha
sebagai acuan untuk mempertimbangkan kegiatan usahanya.
Penulis
BAB I
PROFIL USAHA
NARASUMBER
Usaha dagang Lampita Jaya Manalu
merupakan usaha yang bergerak dibidang perdagangan telur baik itu sebagai
grosir ataupun eceran, namun juga menjual beras kiloan. Usaha ini sudah berdiri
3 tahun lamanya sejak Mei 2017 yang
awalnya dimulai kecil kecilan dengan modal pribadi sampai kini berkembang hingga memiliki 3 cabang di Sumbul,
Tigalingga dan Aceh. Pada mulanya pak Bona Manalu memulai usaha ini karena
memiliki keluarga peternak telur di Bukit Lawang yang kesulitan memasarkan hasil telur ayamnya
yang kadang berakhir busuk atau dijual dengan harga murah darisanalah mulainya
Ia berfikir untuk memulai usaha ini daripada telur- telur itu busuk terbuang
sia- sia. Pak Bona memanfaatkannya menjadi suatu terobosan memulai usaha dan
tentunya lapangan kerja baru.
Di tahun pertama Pak Bona bersama
keluarga menjual telur rumahan yang beralamat di Jl.Tembakau Raya No.20
Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan tempat ini sangat strategis karena
berada di lingkungan Pajak Sore atau biasanya warga Simalingkar B menyebutnya
ruko yang tentunya akan menambah peluang usaha untuk berkembang. Telur – telur yang dijual dipasok dari
peternak telur langsung dan tentunya dari keluaganya juga. Mereka menjual telur dengan harga yang lebih murah
dari pasaran dan tentunya itu berguna untuk menarik perhatian para pembeli,
tiap butirnya dijual mulai dari kisaran 1050k, 1150k dan 1200k.
Seiring berjalannya waktu usaha
dagang telur lampita jaya ini bekembang pesat pak Bona mulai menjadi pemasok
telur- telur ke warung dan toko yang ada di wilayah rumahnya kemudian menyebar
ke beberapa wilayah yang ada di Medan seperti Pancur Batu dan di Pajak Melati. Bemodalkan
tekat dan niat yang kuat akhirnya di tahun kedua Pak Boni membuka usaha cabang
di Sumbul, Tigalinga dan Aceh yang di kelolah oleh sanak saudaranya meskipun
tidak besar namun cukup menghasilkan keuntungan yang lumayan sehingga dapat mengambil karyawan tetap dan
harian.
Kini setiap harinya Pak Boni menyetor telur ayam kebanyak tempat terhitung 20-an
lebih toko maupun penjual pasar yang menjadi langgannya, toko Pak Boni saat ini menjadi induk dari 3
cabangnya setiap hari secara bergantian telur- telur akan disortir atau di
pasok ke toko cabang yang kira- kira berjumlah 100-200 papan telur ayam namun
itu tergantung stok yang tersedia di gudang maupun pesanan pelanggan. Dari
semua usahanya itu Pak Boni dapat meraup keuntungan yang cukup besar
perbulannya yaitu sekitar 10-15 juta namun kadang bisa kurang maupun lebih dari
itu karena harga penjualan telor dari peternak sering berubah bahkan kadang
kalanya tiap hari harga telur selalu mengalami perubahan harga walaupun tidak terlalu besar namun itu sangat
berpengaruh pada Usaha telur yang dijalani Pak Bona karena mereka mengambil dan
memasok telur dalam jumlah yang relative banyak.
Dalam setiap usaha tentunya tidak
akan pernah terlepas dengan mananya untung rugi begitupula dengan usaha yang
pak Boni tekuni ini harga telur yang sering kali naik turun adalah salah satu
kendala yang paling besar dampaknya misalanya saat Pak Bona sudah mangambil telur dengan harga yang mahal
namun tiba- tiba harga pasaran turun tentunya Pak Bona harus mengikuti harga
pasar walaupun di lain sisi dia harus mengalami kerugian, perubahan harga telur
dikarenakan banyak aspek salah satunya bila ayam terkena virus ataupun penyakit
sehinnga produksi telur menurun dan tak mampu memenuhi kebutuhan pasar maka
harganya akan otomatis naik sebaliknya bila stok telur di pasaran membludak
maka harga telur otomatis akan turun bila terjadi hal demikian sering kali Pak
Boni sepakat menahan Stok dulu hingga harga kembali normal agar menekan
kerugian yang didapat.
Kendala lainnya yaitu telur – telur
yang kadang banyak pecah atau busuk hingga tak layak untuk dijual. Hal ini
dikarenakan jalan dari tempat pemasok atau peternak telur di Pantai Labu dan
Bukit Lawang berbatu yang mengakibatkan telur rusak ataupun pecah selama masa perjalanan, selain
telur mudah pecah, telur mempunyai daya tahan yang tidak terlalu lama hinnga
mudah busuk oleh sebab itu pengemasan yang baik sangat perlu diperhatikan untuk
meminimalisir kerugian yang akan di dapat.
BAB II
URAIAN PRESTASI ATAU KESUKSESAN NARASUMBER
Pada usaha dagang Lampita jaya
Manalu ini, pemilik grosir atau eceran telur ini mengatakan belum memiliki
prestasi karena menurutnya usahanya ini masih tergolong muda masih berjalan 3
tahun sehingga kemungkinan untuk mendapat prestasi belum ada dan selama ni
pemilik hanya berfokus pada penjualan dan tak terlalu berpikir untuk mengikuti
semacam perlombaan namun Pak Bona Bona sudah memiliki 3 cabang toko telur
diluar kota yaitu di Sumbul, Tigalingga dan Aceh merupakan suatu kesuksesan
yang signifikan karena walaupun masih tergolong baru dalam bidang ini Pak Bona
sudah membangunn cabang dan memasok telur ke berbagai toko dan warung yang ada
di Medan.
Kiat – Kiat maupun pelajaran yang
dapat saya ambil dari pemilik usaha ini yaitu beliau mengatakan bahwa dalam
memulai suatu usaha kita jangan takut untuk gagal dan tetap berjuang maka
kesuksesan akan datang menghampiri kita, memilih lokasih yang strategis, sebisa
mungkin mengurangi resiko kerugian, bersaing secara sehat, menguasai strategi
pemasaran dan yang penting yaitu jangan pernah menyerah dan selalu semangat
dalam menjalani apapun usaha yang kita lakukan, memanfaatkan relasi atau keluarga
,serta tak lupa memohon kepada Tuhan agar segala usaha yang kita jalankan
diberi kelancaran dan rejekii karena darisanalah semuanya berasal.
URAIAN TENTANG KIAT, TEKNIK, PENDEKATAN KREATIF DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID – 19
Pandemi covid – 19 saat ini
memang mengakibatkan banyak kerugian baik itu secara materil dan
moril bagi masyarakat dunia saat ini. Wabah ini cepat merubah semua system yang
ada salah satunya adalah kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)
tentunya ini berpengaruh pada usaha telur Pak Bona karena interaksi antara
penjual dan pembeli terbatas karena semua masyarakat diwajibkan tinggal dirumah
dan dihimbau meminimalisir sela kontak fisik dan kerumunan, banyakmusaha yang
mengalami penurunan baik itu dari segi keuntungan, bahan pokok dan khususnya
pelanggan. Namun dari informasi yang saya dapat usaha telur Pak Bona tidak terlalu mendapat kerugian yang
signifikan bahkan cenderung meraup keuntungan karena ia memanfaatkan situasi
ini dengan sangat baik, Pak Bona menjaring semua relasi dan kerabatnya untuk
menjadikannya pemasok BANSOS sehingga telur – telurnya cepat terjual habis,
karena masa pandemi sekarang ini pemerintah dan tak sedikit orang yang bermurah
hati untuk membagikan bantuan sosial kepada para masyarakat yang terdampak
covid oleh sebab itulah Pak Bona disini giat mencari orang ingin berbagi BANSOS debngan strategi member
harga yang murah agar berhasil menjadi pemasok walaupun keuntungannya sedikit
berkurang dari harga normal. Dan akibat PSBB Pak Bona mengungkapkan bahwa harga
telur di daerah menjadi sedikit lebih mahal dari biasanya dan tentunya itu
kembali membawa pundi pundi keuntungan bagi usaha telur ini.
Salah satu contohnya baru - baru ini
Usaha Pak bona menjadi pemasok bagi bantuan untuk keluarga yang bermarga Manalu
yang ada disekitaran Medan, setiap keluarga mendapat sekitar 50 biji telur dan
beras 5 kg sebagai bantuan dan tentunya itu karena relasi kuat yang dimiliki
Pak Bona sehingga ia dipercaya untuk menjadi pemasok BANSOS tersebut ini
merupakan suatu pendekatan kreatif yang dilakukan dapat kita dilakukan pemilik
usaha dengan memanfaatkan keadaan dan relasi yang kita miliki.
Teknik pemasaran telur juga
dilakukan berbeda dari yang biasanya bila biasanya tiap hari Pak Bona melayani
pembeli dengan kontak secara langsung yaitu dengan pembeli yang mendatangi
penjual namun kini Pak Bona memanfaatkan jejaring sosial untuk memasarkannya
tentu karena walaupun lokasi
penjualannya strategis tak ayal pelanggan juga berkurang karena PSBB,
oleh karena itu teknik yang dilakukannnya adalah dengan menjualnya via online
walaupun hanya sekitar Medan karena telur juga banyak diminati saat ini karena
harganya tang terjangkau, pembeli akan memesan telur ke toko Pak Boni via
telepon atau wa kemudian pesanan akan diantar langsung ke rumah pembeli dan
tentunya harganya juga lebih mahal dari biasanya. Pemasokan telur ke warung dan
toko juga terus dilakukan karena mereka sudah berlangganan baikmsebelum
pandemic covid ini terjadi namun karena ini ada juga pelanggannya yang terlepas
karena sudah tak memiliki uang atau modal usaha seperti toko – toko kecil
rumahan.
Pak Boni megatakan dalam menghadapi
pandemi covid – 19 saat ini kita harus menjalani semua protocol yang diberikan
oleh pemerintah tak perlu khawatir dan takut usaha tidak berjalan lancer tetap
semangat jangan pantang menyerah dan ambil hikmah dari situasi ini dengan
memanfaatkan keadaan berpikir secara kritis dan kuasailah pasar dan yang
terpenting pintar mengelolah keuangan jangan sampai kita mengalami kerugian
karena kecerobohan kita sendiri, kurangi resiko kerugian seminimalisir mungkin
yaitu sebagai penjual telur tentunya akan memiliki kendala baik itu telur pecah
selama perjalan karena jalan yang berbatu maka harus bijak dan pintar dalam
melakukan pengemasan ehinnga bila terjadi benturan ataupun goncangan maka
terlur tidak akan pecah, jangan simpan telur terlalu lama karena telur rentan
busuk oleh sebab itu strategi pemasaran sangat diperlukan agar stok telur tdak
menumpuk di gudan. Membentuk jaringan pemasaran juga penting agar jangkauan
pemasaran lebih luas, efektif dan lebih mudah menggapai sukses. Siapkan mental
sebelum berusaha karena diperlukan kekuatan untuk menjalaninya.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Saran
Sebaiknya
dalam menghadapi pandemi covid -19 saat ini usaha telur Bona
jangan terlalu banyak memasok persediaan telur dan menyimpannya di
gudang karena telur cepat busuk dan sebaiknya lebh memperhatikan pengemasan
agar bila dalam perjalannan bila ada goncangan maupun benturan telur tidak akan
mudah pecah. Dalam berusaha sebaiknya memilih tempat yang strategis dan memiliki strategi pemasaran yang baik sehingga dapat menguasai persaingan pasar, ramah terhadap pembeli dan tak gampang berputus asa dan selalu semangat dalam menjalankan usaha.
LAMPIRAN
Tampak depan UD.Lampita Jaya Manalu
Pemilik Usaha Pak Bona Manalu
Pasokan telur yang akan di distribusikan
Proses pengemasan
Antusiasme warga Manalu menerima bantuan





